LANGKA-LANGKA MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
LANGKA-LANGKA
MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
A.
Judul peneliti
Judul sebaiknya dirumuskan dengan singkat dan
spesifik, serta mencerminkan permasalahan pokok yang akan dipecahkan dalam PTK
. usahakan jumlah kata judul tidak lebih dari dua puluh kata. Judul haruslah
mencerminkan sebuah aktivitas yang mudah dipahami dan kita dapat menebak isi
penelitian tersebut.hal pokok yang harus tertulis dalam judul adalah gambaran
dari apa yang dipermasalahkan dari PTK yang merupakan variabel Y , dan bentuk
tindakan yang akan dilaksanakan untuk menyelesaikan masalah yang merupakan variabel
X. Judul PTK juga harus memuat keterangan tentang tempat penelitian, kelas yang
dijadikan penelitian dan mata pelajaran apa yang dijadikan PTK.
B.
Sistematika proposal penelitian
tindakan kelas (PTK)
BAB 1 PENDAHULUAN
1.
Latar belakang masalah
Dalam
latar belakang masalah peneliti menjelaskan beberapa hal yaitu:
1.
Mengapa masalah yang diteliti itu
penting.
2.
Kondisi yang diharapkan dan
kondisi yang ada sehingga jelas adanya kesenjangan untuk dicari pemecahnya yang
merupakan masalah yang menuntut untuk dicari pemecahnya yang tepat melalui PTK,
3.
Kemukakan secara jelas bahwa
masalah yang diteliti merupakan sebuah masalah yang akan diteliti merupakan
sebuah masalah yang nyata terjadi didalam PBM disertai data faktualnya dan
diagnosisnya.
4.
Menyinggung teori yang melandasi
diajukannya gagasan yang memecahkan masalah.
5.
Apa yang membuat peneliti merasa gelisa dan resah sekirahnya
masalah tersebut tidak diteliti.
6.
Gejala-gejala kesenjangan apa
yang terdapat dilapangan sebagai dasar
pemikiran untuk memunculkan permasalahan.
7.
Kerugian-kerugian dan
keuntungan-keuntungan apa yang akan terjadi kalau masalah tersebut tidak
diteliti.
8.
Masalah yang akan diteliti
merupakan sebuah masalah penting dan mendesak untuk dipecahkan serta dapat
dilaksanakan dilihat dari segi ketersediaan waktu ,biaya dan daya dukung
lainnya yang dapat memperlancar penelitian tersebut.
9.
Dijelaskan pula tindakan yang
akan dikenakan pada subjek pelaku tindakan.
10.
Dalam pemaparan latar belakang
masalah pada umumnya memakai pendekatan deduksi, yakni dari hal-hal sifatnya umum kehal-hal yang sifatnya khusus (kerucut
terbalik)
2.
Identifikasi masalah
Identifikasi
masalah adalah kegiatan mendeteksi, melacak menjelaskan aspek , menjelaskan
aspek permasalahan yang muncul dan berkaitan dari judul penelitian atau dengan masalah
atau variabel yang akan diteliti. Hasil identifikasi dapat di angkat beberapa
permasalahan yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya.
Dari
latar belakang masalah dapat didefinisiskan asalah sebagai berikut :
a.
Pembelajaran pengetahuan sosial
dikelas masih berjalan monoton.
b.
Belum ditemukan sistem
pembelajaran yang tepat.
c.
Belum ada kolaborasi antara guru
dan siswa.
d.
Metode yang digunakan bersifat
konfensional.
e.
Rendahnya kualitas pembelajaran
pengetahuan sosial.
f.
Rendahnya prestasi siswa untuk
mata pelajaran pengetahuan sosial.
3.
Perumusan masalah
Perumusan
masalah dalam PTK adalah beberapa pertanyaan yang akan terjawab setelah
tindakan selesai dilakukan. Perumusan masalah merupakan titik tolak bagi
perumusan hipotesis nantnnya. Dari perumusan masalah dapat menghasilkan topik penelitian
atau judul dari penelitian ,peruusan masalah biasanya dirumuskan dalam bentuk
pertanyaan. Perumusan masalah harus berisi implikasi adanya data untuk
memecahkan masalah, dan pola perumusan masalah adalah :
·
Apakah X dapat meningkatkan Y ?
·
Bagaimana Y dapat meningkatkan X
?
4.
Cara memecahkan masalah
penelitian tindakan kelas (PTK)
Cara
memecahkan masalah adalah cara atau tindakan yang akan digunakan dalam
pemecahan masalah dalam PTK. Pendekatan dan konsep digunakan untuk menjawab
masalah yang diteliti hendaknya sesuai dengan kaidah penelitian tindakan kelas.
Cara pemecahan masalah ditentukan berdasarkan pada akar penyebap permasalahan
dalam bentuk tindakan (action) secara jelas dan terarah.
5.
Hipotesis tindakan
Rumusan
hipotesis tindakan berdasarkan pada cara memecahkan masalah dalam PTK.
6.
Tujuan penelitian tindakan kelas
(PTK)
Rumuskan
tujuan PTK berdasarkan topik atau masalah PTK. Tujuan PTK merupakan jawaban
terhadap masalah penelitian, tujuan penelitian menyatakan target tertentu yang
akan diperoleh dari kegiatan PTK yang akan dilaksanakan, tujuan penelitian
harus dinyatakan secara spesifik, dalam pernyataan yang jelas dan tegas
sehingga tidak mengundang kesimpangsiuran arti dalam memaparkan hasil-hasil
yang diharapkan dari PTK.
7.
Manfaat penelitian
Manfaat
penelitian menguraikan dampak dari tercapainya tujuan dari PTK.dan PTK d ini
diharapkan bermanfaat bagi siswa, guru, dan sekolah.
C.
Bab II kajian
teori
Kajian teori sangat penting untuk membangun kerangka
berpikir atau konsep yang akan digunakan dalam penelitian. Kajian teori dapat
berupa kutipan teori, berbagai devinisi dari variabel, dan temuan penelitian
sebelumnya.
Kajian teori ini berguna untuk hal-hal penting
diantaranya :
a.
Menjawab permasalahan PTK secara
teoritis.
b.
Menemukan variabel penyebap
masalah PTK.
c.
Mengoperasonalkan variabel
penelitian.
d.
Menyusun jawaban sementara dari
masalah (hipotesis).
e.
Menemukan metode yang paling tepat
untuk menjawab permasalahan.
Hal-hal yang
perlu diperhatikan dalam kajian teori tersebut adalah :
a.
Relevansi buku dengan judul
penelitian.relevan disini adalah buku-buku tersebut mengandung isi yang dapat
menunjukan teori-teori yang akan ditelaah atau di bangun.
b.
Kekinian (up to date) buku
hendaknya dicari yang terbaru, kecuali untuk penelitian sejarah.
c.
Buku atau penelitian itu dapat
memberi arahan pada mengidentifikasi variabel penelitian dan
operasionalisasinya.
D.
Bab III metodologi penelitian
1.
Setting penelitian
Menjelaskan
tentang tempat dan waktu PTK dilakukan, serta beberapa siklus PTK yang akan dilakukan.
1.1
tempat penelitian
1.2
waktu penelitian
1.3
siklus PTK
2.
persiapan PTK
dalam
persiapan PTK peneliti menjelaskan standar kompetensi dan kopetensi dasar yang
akan dijadikan PTK, peneliti juga menguraikan instrumen yang diperlukan dalam
PTK (lembaran observasi, RPP, Lembaran evaluasi, LKS, Dn Lin-lain.)
3.
subjek penelitian
PTK
dilaksanakan dikelas mana dan jumlah siswa yang menjadi sasaran PTK
4.
sumber data
sumber
data dalam PTK, seperti siswa, Guru, dan teman sejawat, dan lain-lain.
5.
Teknik dan alat pengumpulan data
Prinsip
pengumpulan data dalam PTK tidak jauh berbeda dengan penelitian formal. Dalam
PTK umumnya dikumpulkan dua jenis data yaitu data kuantitatif dan kualitatif.
Data tersebut digunakam untuk menggambarkan perunahan yang terjadi, baik
perubahan kinerja siswa, kinerja guru, dan perubahan suasana kelas.
Dalam
PTK guru peneliti dapat menggunakan berbagai sumberdata seperti :
a.
Dokumen (catatan hasil belajar)
dan portofolio.
b.
Buku harian
c.
Jurnal
d.
Video
e.
Foto-foto
f.
Laporan pengamatan
g.
Wawancara
h.
Angket
i.
Tes.
6.
Indikator kinerja
Indikator
knerja adalah suatu kriteria yang digunakan untuk melihat tingkat keberhasilan
dari kegiatan PTK dalam meningkatkan atau memperbaiki mutu PBM dikelas.
Indikator kinerja harus realistis dan dapat di ukur (jelas cara mengukurnya)
7.
Analisis data
Tahapan
sesudah pengumpulan data adalah analisi data. Dalam penelitian tindakan kelas
,analisis dilakukan peneliti sejak awal, pada setiap aspek kegiatan penelitian.
Pada waktu dilakukan pencatatan lapangan melalui observasi atau pengamatan tentang
kegiatan pembelajaran dikelas, peniliti dapat langsung menganalisis apa yang di
amatinya. Kegiatan pengumpulan data adalah yang benar dan tepat merupakan
jantungnya PTK ,sedangkan analisis data akan memberi kehidupan dalam
kegiatan-kegiatan PTK. Oleh karena itu seorang peneliti perlu memahami teknik
analisis data yang tepat agar manfaat penelitiannya memiliki nilai ilmiah yang
tinggi.
Dalam
pelaksanaan penelitian tindakan kelas, ada dua jenis data yang dapat
dikumpulkan oleh peneliti :
a.
Data kuantitatif(nilai hasil
belajar siswa) dapat dianalisis secara deskriptif.
b.
Data kualitatif yaitu data yang
berupa informasi berbentuk kalimat yang memberi gambaran tentang ekspresi siswa
berkaitan dengan tingkat pemahaman terhadap suatu mata pelajaran (kokgnitif), pandangan
atau sikap siswa terhadap metode belajar yang baru (afektif), aktifitas siswa
mengikuti pelajaran,perhatia, antusias dalam belajar ,kepercayaan diri
,motivasi belajar dan sejenisnya dapat dianalisis secara kualitatif.
8.
Prosedur penelitian
Siklus
1 PTK
a.
Perencanaan adalah persiapan yang
dilakukan untuk pelaksaan PTK.
b.
Pelaksanaan tindakan yaitu
deskripsi tindakan yang akan dilakukan ,skenario kerja tindakan perbaikan yang
akan dikerjakan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan.
c.
Pengamatan atau observasi.
d.
Analisis dan refleksi
Siklus 2 PTK
a.
Perencanaan, tim peneliti membuat
rencana pembelajaran berdasarkan hasil refleksi pada siklus pertama
b.
Pelaksaan, tim pelaksanaan
pembelajaran berdasarkan rencana pembelajaran hasil refleks pada siklus
pertama.
c.
Pengamatan, tim peneliti (guru
dan kolaborator) melakukan pengamatan terhadap aktifitas pembelajaran .
d.
Refleksi, tim peneliti melakukan
refleksi terhadap pelaksanaan siklus kedua dan menyusun rencana (replaning)
untuk siklus ketiga.
Siklus 3 PTK
a.
Perencanaan, tim peneliti membuat
rencana pembelajaran berdasarkan reflesi
pada siklus kedua.
b.
Pelaksanaan, guru melaksanakan
pembelajaran berdasarkan rencana pembelajaran hasil refleksi pada siklus kedua.
c.
Pengamatan, tim peneliti (guru
dan kolaborator ) melakukan pengamatan terhadap aktivitas pembelajaran.
d.
Refleksi, tim peneliti melakukan
refleksi terhadap pelaksanaan siklus ketiga dan menganalisis serta membuat
kesimpulan atas pelaksanaan pembelajaran yang telah direncanakan dengan
melaksanakan tindakan (treatment) tertentu.
9.
Personalia penelitian
Sebutkan
tim peneliti yang terlibat dalam PTK disertai dengan rincian dan beban tugas
masing-masing anggota PTK.
10.
Rencana pembiayaan
Rencanaan
pembiayaan berupa uraian yang mengungkap semua biaya yang di perlukan untuk
melakukan PTK. Penyusunan rencana pembiayaan , penyusunan rencana pembiayaan
dapat digunakan sebagai transparansi penggunaan biaya penelitian dan
mengarahkan penelitu agar berhati-hati dalam mengeluarkan biaya penelitian .
11.
Rencana kerja
Rencana kerja berupa
urutan-urutan kerja mulai dari awal kegiatan sampai penyusunan laporan PTK.
Urutan kegiatan tersebut mencakup jenis kegiatan apa saja yang akan dilakukan
dan kapan akan dilaksanakan. Oleh karena itu dalam rencana kerja sudah
terperinci jadwal waktu. Rencana kerja ini mengarahkan peneliti agar yang dilakukannya dapat
diselesaikan tepat pada waktunya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Komentar
Posting Komentar